Seminggu sebelum gowes bareng (Gobar) ini
diadakan, kang Andre di group KGB (Kelompok Goweser Bandung) sudah woro-woro
kalau ada undangan dari KGC MTB Garut untuk gowes bareng dengan Cianjur Aquila
MTB dan Pertamina Geothermal MTB di Cisaruni Garut.

Saya dan Pak Putranto beserta putranya Zaki
berangkat dari Bandung menuju Garut
pukul 05.30 dan tiba di komplek perumahan Pertamina pukul 07.00. Alhamdulillah
jalan di pagi itu relatif lancar mulai dari Cileunyi sampai ke kota Garut.

Acara briefing
ditutup dengan doa bersama untuk memohon kepada Allah SWT untuk melindungi
perjalan kami.

Setelah itu kendaraan pick up dan truk yang penuh
muatan sepeda beriringan dari kota Garut menuju Cikajang, Cikajang ini adalah
daerah arah kota Garut menuju pantai selatan Pameungpek dan Santolo yang
memiliki pantai dengan pasir putih yang indah.
Start dimulai dengan jalan aspal sebelum memasuki
makadam yang menanjak dan berliku di perkebunan teh, gowes menanjak yang
melelahkan terbayar dengan keindahan kebun teh Cisaruni di kiri kanan kami.
Single track Cisaruni banyak memiliki persimpangan yang mana kami harus tetap
mengikuti Kang Deny sang Road Captain di depan.
Kontur track di perkebunan teh ini adalah naik
dan turun mulai dengan makadam, tanah, tanah berbatu, jalur silet yang
berliku-liku dan terselimuti kabut yang membuat daya pandang ke depan menjadi
terbatas.
Tepat waktu Dzuhur kami tiba di desa yang
merupakan tempat tinggal para petani dan pemetik teh, kami istirahat untuk
makan siang yang sudah dipersiapkan penyelenggara berupa nasi bungkus yang
sudah dibagikan di lokasi pada saat kami akan start. Kami lanjutkan Sholat
Dzuhur berjama’ah setelah menikmati makan siang
Setelah foto keluarga di depan Musholla
perjalanan kami lanjutkan masih single track menyusuri jalur pengairan yang
membuat kami perlu ekstra hati-hati dan diselingi dengan melintasi rimbunan
pohon bambu.
Akhirnya kami tiba di persimpangan jalan aspal yang
bila diteruskan ke atas akan menuju kawasan wisata kawah Gunung Papandayan
Disepakti akhirnya kami akan finish di rumah Kang
Deny dengan jarak 15Km menurun ke arah kota Garut.
Acara pamungkas trip kami ditutup dengan makan bersama
nasi liwet peda yang sudah siap dihidangkan oleh istrinya Kang Deny yang lezat
sekali dan pasti tak akan terlupakan oleh kami.

Kami akan kembali ke Garut untuk rute yang
berbeda dan indah lainnya. Kang Deny nanti dipandu lagi ya. Hatur nuhun.
Yogi
Sunardi




















7 comments:
Manztab zurantabz....
ulasan perjalanannya serta dokumentasi foto2nya super jempol...
Bravo Kang Yogi.
*belajar motret sambil nulis sama Kang Yogi aaahhh... :)
Mantab kang, sekali-kali boleh gabung nich.
Badruzaman
Serang Banten
Mantab kang, sekali-kali boleh gabung nich.
Badruzaman
Serang Banten
Mantab kang, sekali-kali boleh gabung nich.
Badruzaman
Serang Banten
Mantab kang, sekali-kali boleh gabung nich.
Badruzaman
Serang Banten
Mantab kang, sekali-kali boleh gabung nich.
Badruzaman
Serang Banten
Mantab kang, sekali-kali boleh gabung nich.
Badruzaman
Serang Banten
Post a Comment