follow me #yogisunardi

Instagram

Twitter:

Pages

Thursday, July 28, 2016

Frankfurt, Sebuah Perjalanan Ke Eropa



Frankfurt, 01-02 April 2016

Ternyata rasa malas menulis menghantui saya di tahun 2016 ini, ternyata tulisan saya terakhir pada bulan Januari 2016 lalu.

Perjalanan ke Eropa pada bulan April 2016 lalu pun nyaris terlupakan.

Perlahan saya mencoba untuk menulis perjalanan tersebut yang dimulai dengan mengurus Visa terlebih dahulu.

Saya dan keluarga mengurus Visa di Kedutaan Jerman di Jakarta karena Jerman adalah negara pertama saat mendarat di benua biru itu dan negara yang paling lama yang saya kunjungi.

Silahkan kunjungi halaman web kedutaan untuk mengurus visa, pada web tersebut terdapat beberapa persyaratan yang wajib harus kita turuti agar proses visa kita dikabulkan.

Perjalanan kami dimulai dari kota Bandung tanggal 01 April 2016 pukul 14.00 diiringi hujan lebat dari keluar rumah hingga hujan tersebut masih berlanjut terus di Cipularang dan mulai berhenti saat kami tiba di Kota Bekasi.

Cuaca mulai terasa hangat saat kami memasuki gerbang tol Halim Jakarta Timur dan lalu lintas tidak seperti biasanya lancar di hari Jumat sore itu hingga memasuki Tol yang menuju arah Bandara Soekarno Hatta Tanggerang.

Pukul 17.00 tak disangka-sangka kemacetan parah mulai menyambut kami beberapa ratus meter saat menjelang Gerbang Tol Bandara. Alhamdulillah kami berangkat jauh sebelum jam keberangkatan kami Pukul 24.00 atau saat harus check in pukul 21.00 kami perkirakan sudah bisa merapat.

Terlihat beberapa tukang ojek mengais rejeki sekedar membawa penumpang yang terjebak di kemacetan untuk membawa ke Terminal Keberangkatan mungkin karena waktu check in sudah mepet buat mereka.

Terhambat sekitar 1.5 jam kami di sini yang pada akhirnya Pak Supir yang baik hati menurunkan kami di Terminal 2 Keberangkatan International Gate 1. Kami sempatkan Sholat Maghrib dan makan malam sebelum masuk untuk menuju Counter Check-in Emirates.

Setelah memegang 2 Boarding Pass CGK-DXB & DXB-FRA, kami sempatkan untuk Sholat Isya terlebih dahulu di Mushola sebelum X-ray kedua.

Terasa lama sekali saat menunggu panggilan Boarding di ruang keberangkatan mungkin karena sudah ngantuk atau sudah tidak sabar untuk melihat senyum Kaka nun jauh di sana.

Rasa bosan terasa sangat saat terbang 8 jam menuju Dubai walaupun beberapa lagu lama milik Group Genesis menemani dan terdengar sayup-sayup dalam pendengaran di dini hari Sabtu itu.

Tiba di Dubai airport untuk 2.5jam transit di sana kami sempatkan untuk sholat Subuh bareng dengan Jemaah yang hendak berangkat Umrah, mereka terlihat sudah siap dengan pakaian Ihram-nya. Tak disangka-sangka malah mereka mendaulat saya untuk menjadi Imam sholat Subuh tersebut.

Dari sini kami harus pindah ke Terminal 3 menggunakan kereta Dubai airport dari Terminal 2 dan masih harus melalui beberapa Ekskalator hingga tiba di gate keberangkatan kami menuju Frankfurt.

Dari Dubai menuju Frankfurt sengaja kami memilih pesawat komersial terbesar saat ini yaitu A380 sekedar memenuhi hasrat keinginan merasakan kala melihat pembuatan pesawat tersebut di channel National Geo. 

Waktu yang dibutuhkan untuk tiba di Franfkurt yaitu 6 jam perjalanan lagi dan waktu tetap terasa bergerak seakan sangat lambat sekali walaupun disuguhi sarapan dan makan siang yang didominasi western food dan buah-buahan. 

Lagi-lagi kami tiba di Frankfurt tepat waktu sesuai yang tertera pada boarding pass dan hanya waktu menunggu kemunculan koper-koper kami saja yang cukup menyita cukup lama.

Keluar dari ruang pengambilan bagasi ini, rupanya terlihat Kaka di kejauhan sudah menunggu di ruang tunggu. Kami pun melepas rasa rindu setelah 20 bulan terpisah ruang dan waktu dengan memeluknya secara bergantian.

Tiba saatnya untuk Kaka untuk menjadi Guide dalam perjalanan kami yang dimulai dari Frankfurt Airport ini ke Hotel dan seterusnya hingga kami akan pulang melalui Schipoll Amsterdam.

Sebelum ke Hotel kami sempatkan Brunch di Asian Restaurant sekedar untuk mentraktir Kaka si anak kos di negara Jerman ini, dari sini kami menuju DB (Deutsch Bahn) Information untuk membubuhkan Cap pertama pada Rail Pass kami sesuai dengan ketentuan dan persyaratan dari mereka saat pertama hendak akan digunakan.

Cukup norak juga ketika melihat kereta ICE ( Inter City Express) kereta api cepatnya negara Jerman di Frankfurt Flaughafen menuju Frankfurt Haupbahnhoff atau Central Station-nya kota Frankfurt untuk diteruskan dengan S-Bahn menuju stasiun persis di depan hotel kami.

Cheers















































   



Share On:

0 comments: