Wednesday, November 5, 2014
AM Gn. Papandayan Garut - Pangalengan - Ciparay
Garut, 01 November 2014
Setelah sekian lama tidak ber-AM ria, akhirnya hari ini Sabtu 01 November 2014 bisa ber AM lagi. Banyak peserta yang batal berangkat hingga tersisa 8 pesepeda dari Bandung dan akan ditemani 7 pesepeda dari KGC Garut.
Rute kali ini sama persis dengan yang saya lakukan pada Desember 2009 lalu, start dari parkiran Kawah Gn. Papandayan menyusuri medan terjal menuju Lawang Angin, Pondok Saladah dan Hutan Mati
Kami start dari parkiran kawasan wisata Kawah Gunung Papandayan pada pukul 10.30 untuk selanjutnya menuju Lawang Angin, dari yang gowesable hingga harus mendorong sepeda di bawah cerah dan teriknya sinar matahari di kawah ini.
Tiba di Lawang Angin saat Adzan Zuhur sayup-sayup terdengar nun jauh dan entah dari Mesjid mana berasal. Kami sholat di musholla kecil di sini sebelum melanjutkan ke Pondok Saladah dan Hutan Mati.
Terlihat cukup banyak yang camping di Pondok Saladah saat kami menuju Hutan Mati sekedar untuk foto di kawasan tanaman bunga Edelweis.
Setelah dirasa puas berfoto di kawasan ini, perjalanan kami lanjutkan turun melalui jalur makadam dan single trek perkebunan dan perkebuna teh hingga ke Cibutarua dan menikmati makan siang yang terlambat di perkebunan teh Sedep Pangalengan pukul 17.00.
Bonus night ride bada Maghrib dari Sedep-Rancasari-Situ Cisanti-Pecet hingga finish Ciparay menjadi pelengkap perjalanan bersepeda kali ini.
Total jarak tempuh 54Km yang terpantau dari handheld saat finish di Ciparay.
Regards,
Yogi
Thursday, October 2, 2014
Trail Run, Gn.Palasari
_1057x768.jpg)
Bandung, 30 August 2014
Bentuk lain dari selingan dari kegiatan bersepeda selain Tennis, lari 10K dan Renang kali ini saya mencoba Trail Run diseputaran Gunung Palasari di Bandung.
Hal pertama yang dirasakan saat mulai start di ketinggian 1000m di atas permukaan laut adalah bernafas yang terasa agak berat karena supply oksigen yang berkurang dibandingkan dengan di permukaan rendah atau di pantai sekalipun.
Cukup lama untuk menyesuaikan hal bernafas ini, setelah menempuh jarak 2Km baru mulai terasa normal mungkin perlu penyesuaian terlebih dahulu tidak bisa langsung start.
Hal lain yang terasa tidak enak dibandingkan bila berolahraga sepeda adalah saat melintasi lintasan menurun, di mana bila bersepeda lintasan turun adalah hal yang dinanti nantikan untuk memacu adrenalin atau dapat dikatakan ajang balas dendam setelah capek menanjak. Sedangkan saat melakukan trail run kaki ini menjadi tumpuan untuk menahan tubuh supaya tidak jatuh, kebayang kan alangkah berat kerja si kaki melakukan perjalanan menurun ini.Cheers,
yogisunardi.blogspot.com
Share On:
Subscribe to:
Posts (Atom)








































































































































